Kesempatan magang Pertamina 2026 kembali hadir bagi lulusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, termasuk dari kawasan Surabaya dan Jawa Timur. PT Pertamina (Persero) membuka Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch II Tahun 2026 dengan lebih dari 80 posisi di lingkungan Pertamina Group. Informasi resmi disiarkan lewat akun Instagram @pertaminacareer pada Jumat, 4 September 2026.
Program ini menargetkan peserta yang ingin menambah pengalaman kerja nyata di sektor energi dan ritel BBM. Pendaftaran tidak dilakukan di situs perusahaan secara terpisah, melainkan wajib melalui platform MagangHub milik Kementerian Ketenagakerjaan di alamat maganghub.kemnaker.go.id. Batas waktu pendaftaran yang diumumkan adalah sebelum 8 September 2026, sehingga calon peserta perlu segera menyiapkan berkas.
Apa itu MagangHub Batch II di Pertamina
MagangHub merupakan skema pemagangan nasional yang difasilitasi Kemnaker agar lulusan bisa terhubung dengan perusahaan besar. Pada batch kedua tahun 2026, Pertamina menempatkan kuota di berbagai fungsi dan anak usaha. Pengumuman di media sosial resmi menekankan ajakan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas jejaring profesional.
Bagi pembaca di Surabaya, skema nasional ini relevan karena banyak lulusan kampus lokal yang mencari jalur masuk industri energi tanpa harus menunggu rekrutmen pegawai tetap. Status program tetap pemagangan, bukan penawaran kerja permanen, namun pengalaman di Pertamina Group sering menjadi nilai tambah di curriculum vitae.
Sebaran posisi dan contoh kualifikasi
Menurut data yang tertera di laman MagangHub, posisi tersebar di sejumlah unit dan anak perusahaan. Salah satu contoh yang disebut adalah Sales and Operation Support di Pertamina Retail. Kualifikasi yang diminta untuk posisi itu mencakup lulusan sarjana program studi Manajemen serta Teknik Industri.
Selain bidang penjualan dan dukungan operasi, lowongan lain menyesuaikan kebutuhan fungsi di grup. Calon pelamar disarankan membaca uraian tugas per posisi di portal MagangHub agar tidak salah memilih formasi. Kecocokan jurusan, kemampuan administrasi, dan kesiapan mengikuti ketentuan magang menjadi penentu lolos seleksi awal.
- Pendaftaran hanya lewat maganghub.kemnaker.go.id
- Kuota lebih dari 80 posisi di Pertamina Group
- Batas daftar: sebelum 8 September 2026
- Contoh formasi: Sales and Operation Support di Pertamina Retail
Langkah daftar bagi lulusan Surabaya dan Jatim
Peserta dari Surabaya dapat mengakses platform yang sama dengan pelamar di kota lain. Siapkan dokumen akademik, identitas, dan data diri yang konsisten sebelum membuat akun atau memilih lowongan. Karena tenggat relatif dekat sejak pengumuman 4 September 2026, menunda unggah berkas berisiko kehabisan waktu atau slot.
Periksa kembali persyaratan spesifik tiap posisi. Jurusan Manajemen dan Teknik Industri disebut untuk formasi ritel, sementara posisi lain bisa menuntut latar belakang berbeda. Ikuti petunjuk resmi di MagangHub dan pantau unggahan @pertaminacareer untuk klarifikasi teknis, tanpa mengandalkan informasi tidak resmi di luar kanal tersebut.
Manfaat program dan hal yang perlu diingat
Magang di lingkungan BUMN energi memberi paparan pada operasional, layanan pelanggan, serta tata kelola perusahaan skala nasional. Bagi lulusan baru, periode magang membantu menguji minat karier sebelum memutuskan jalur profesional jangka panjang. Pertamina menekankan aspek peningkatan keterampilan dalam pesan pembukaan batch ini.
Penting diingat bahwa pembukaan lowongan magang tidak sama dengan rekrutmen karyawan tetap. Evaluasi kinerja selama magang bergantung pada ketentuan penyelenggara dan unit penempatan. Pastikan juga memahami hak dan kewajiban peserta sesuai aturan MagangHub serta kebijakan internal perusahaan tempat bertugas.
Dengan lebih dari 80 posisi yang dibuka pada Batch II 2026, peluang tersebar luas namun kompetisi diperkirakan ketat. Lulusan di Surabaya dan daerah lain yang memenuhi syarat jurusan serta siap mengikuti prosedur Kemnaker sebaiknya menyelesaikan pendaftaran jauh sebelum batas 8 September 2026 agar tidak terhambat gangguan teknis di hari terakhir.
Sumber: Sindo News.
