Breaking News
Indeks
Olahraga

Polda Metro Imbau Jakmania Langsung Pulang, Hindari Konvoi Usai Menang

Imbauan konvoi Jakmania kembali disampaikan aparat usai laga big match di Jakarta. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto meminta seluruh pendukung Persija dan penonton lain tidak bergerak berombongan setelah meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026), menyusul kemenangan tuan rumah atas Persib Bandung.

Pertandingan yang digelar di akhir pekan itu dinilai berisiko menambah kepadatan jalan jika ribuan orang keluar dan berkumpul di rute yang sama. Polisi menekankan ketertiban di luar stadion sama pentingnya dengan suasana di dalam tribun, terutama bagi warga yang masih beraktivitas di ruas protokol Ibu Kota.

Alasan kepolisian menahan laju konvoi akhir pekan

Budi Hermanto menjelaskan, imbauan itu ditujukan agar aktivitas masyarakat di jalan raya tidak terganggu. Ia meminta suporter mengikuti arahan petugas, tidak keluar kawasan GBK secara serentak, dan langsung menuju rumah masing-masing dengan tertib.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pengamanan tidak berhenti pada peluit panjang wasit. Perjalanan pulang pendukung hingga tiba di tujuan juga menjadi bagian dari evaluasi kepolisian. Pesan serupa disampaikan agar pemain dan seluruh elemen klub tetap berada dalam koridor aman hingga meninggalkan wilayah stadion.

Persija unggul 2-1, penonton tembus puluhan ribu

Di lapangan, Persija Jakarta menang 2-1 atas Persib. Data ticketing mencatat sekitar 58.478 penonton, mencakup Jakmania, undangan, dan penonton umum. Jumlah sebesar itu menuntut pengelolaan arus keluar yang rapi agar tidak menimbulkan antrean panjang di sekitar Senayan.

Budi mengapresiasi panitia pelaksana, Jakmania, PSSI, Liga Indonesia Baru, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, steward, serta petugas gabungan yang menjaga jalannya laga. Ia menyebut pertandingan berlangsung aman, tertib, dan damai—catatan yang relevan bagi klub-klub besar di Jawa, termasuk yang sering bertandang ke Surabaya, soal standar perilaku suporter pasca-laga.

Petasan dan flare diamankan tanpa penangkapan

Saat penonton datang, petugas menemukan sejumlah petasan dan flare. Barang-barang itu diamankan, namun pemilik tiket tetap dipersilakan masuk. Pendekatan yang dipilih bersifat humanis dan edukatif; tidak ada suporter yang ditangkap terkait temuan tersebut.

Langkah itu dinilai menjaga suasana tanpa mengorbankan keselamatan di tribun. Polisi berharap pola serupa terus dipahami pendukung agar barang berbahaya tidak dibawa ke dalam arena, baik di Jakarta maupun di markas lain di Indonesia.

Rekomendasi GBK dan pengawalan rombongan Persib

Kelancaran pengamanan menjadi catatan positif bagi peluang Persija kembali memakai GBK sebagai kandang. Rekomendasi Polda Metro Jaya dan perizinan Mabes Polri disebut Budi sebagai bentuk penghormatan agar Macan Kemayoran dapat bermain di kandang sendiri.

Sementara itu, pemain Persib masih mendapat pengawalan polisi hingga keluar dari kawasan GBK. Budi menutup keterangannya dengan harapan seluruh pihak—pemain kedua tim dan pendukung—tiba di rumah dalam kondisi aman dan damai. Untuk pembaca di Surabaya, pola imbauan pasca-laga ini mengingatkan pentingnya disiplin suporter agar rivalitas di lapangan tidak berimbas pada kemacetan atau gangguan di jalan raya.

Dengan kemenangan 2-1 di depan puluhan ribu penonton, fokus berikutnya bukan hanya skor, melainkan budaya pulang tertib tanpa konvoi massal. Kepolisian menilai kerja sama suporter setelah laga akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pengamanan sepak bola di Ibu Kota.

Sumber: Liputan6.

Tag: Jakmania, Persija versus Persib, Polda Metro Jaya, SUGBK, konvoi suporter, Persija menang, pengamanan laga, flare diamankan